Home

Laboratorium Keliling GresikGRESIK, Balai Budidaya Air Payau dan Dinas Kelautan dan Perikana Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Temu Teknis dan Pelayanan Terpadu Mobil Laboratorium Keliling yang berlangsung di Kecamatan Sidayu pada tanggal 30 April 2013.

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 60 orang, terdiri dari; Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gresik yang diwakili oleh Kepala Bidang Perikanan beserta stafnya, kelompok pembudidaya udang Tradisional, para suplier pakan udang dan obat ikan CP Prima, Koordinator Laboratorium BBAP Situbondo serta personel laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan dan Pakan Alami BBAP Situbondo

Read more...

 

Laboratorium Keliling Probolinggo 2013PROBOLINGGO, Sehubungan dengan kegiatan Pelayanan terpadu mobil laboratorium keliling Tahun 2013, Balai Budidaya Air Payau Situbondo melakukan analisa sampel secara cuma-cuma terkait monitoring penyakit dan kesehatan lingkungan budidaya ikan/udang bersinergi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Probolinggo di Kota Kraksaan, Jawa Timur (3/4 2013).

Pelayanan terpadu mobil laboratorium keliling bertujuan untuk Membangun networking antara stake holder dan instansi terkait. Kegiatan meliputi Sosialisasi penerapan Cara Pembenihan dan Budidaya Yang Baik (CPIB/CBIB), Cara pengendalian penyakit dan bahan kimia, obat-obatan, produk biologik (OIKB) serta Melakukan pemetaan (prevalensi dan sebaran) Hama Penyakit Ikan.

Read more...

 

Laboratorum Keliling Sumbawa 2013SUMBAWA BESAR,– Kepala Balai Budidaya Air Payau Situbondo Ir. Dwi Soeharmanto, MM bersama kepala DKP Sumbawa Besar membuka Acara Pelayanan Terpadu Laboratorium Keliling, Selasa 19 Maret 2013, bertempat di Hotel Parahyangan, Jl. Lintas Sumbawa Bima Km 4, Kab. Sumbawa Besar. Kegiatan dihadiri oleh kelompok pembudidaya udang tradisional plus, semi intensif dan intensif, suplier pakan udang dan obat ikan, dan personel laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan dan Pakan Alami BBAP Situbondo, serta Pengawas Perikanan dan Pengendali Hama Penyakit Ikan BBL Lombok.

Balai Budidaya Air Payau Situbondo bekerja sama dengan suplier pakan PT. CJ Feed melaksanakan pelayanan terpadu laboratorium keliling dan sosialisasi penerapan CBIB di wilayah Sumbawa Besar. Pelayanan Terpadu Laboratorium Keliling sendiri bertujuan untuk menstimulasi wawasan pembudidaya udang Sumbawa Besar dalam menghadapi kegagalan budidaya akibat penyakit virus IMNV dan WSSV, serta mensosialisasikan cara berbudidaya ikan yang baik (CBIB) atau good aquaculture practices (GAP). Sosialisasi tersebut diikuti sebanyak 80 pelaku usaha perikanan di Kabupaten Sumbawa Besar.

Kepala BBAP Situbondo menyampaikan agar para pembudiaya dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan monitoring kesehatan ikan/udang yang sedang di budidayakan melalui analisa sampel secara cuma-cuma. Disampaikan pula wacana BBAP Situbondo untuk melakukan diseminasi budidaya vannamei Nusantara di wilayah Sumbawa Besar sebagai upaya mengairahkan usaha budidaya udang di wilayah tersebut.

Read more...

 

Laboratorium Keliling Banyuwangi 2013

WONGSOREJO, BBAP Situbondo menggelar kegiatan pelayanan terpadu mobil laboratorium keliling yang diselenggarakan di Kabupaten Banyuwangi pada Rabu, tanggal 13 Pebruari 2013. Pelayanan terpadu laboratorium keliling dilaksanakan secara cuma-cuma di Kawasan Industrialisasi Perikanan Banyuwangi bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan dan lembaga teknis seperti Shrimp Club Indonesia (SCI).

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni, dalam rangka membangun networking antara stake holder dan instansi terkait. Kegiatan meliputi Sosialisasi penerapan Cara Pembenihan dan Budidaya Yang Baik (CPIB/CBIB), Cara pengendalian penyakit dan bahan kimia, obat-obatan, produk biologik (OIKB) serta Melakukan pemetaan (prevalensi dan sebaran) Hama Penyakit Ikan.

 

Last Updated (Thursday, 01 August 2013 11:22)

Read more...

 

Pendahuluan

          Permintaan ikan kerapu dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, baik untuk pasar domestikmaupun ekspor. Guna memenuhi permintaan tersebut, tidak bias hanya mengandalkan hasil penagkapan dari alam namun harus diuapayakan melalui kegiatan budidaya. Budidaya ikan kerapu saat ini sudah banyak dikembangkan, akan tetapi budidaya khususnya di Keramba Jaring Apung (KJA) belum banyak dikembangkan padahal potensi lahannya sangat luas & sangat menjanjikan untuk dikembangkan.


Pembesaran ikan kerapu dalam KJA bertujuan untuk mencapai produksi maksimal secara berkesinambungan, baik dalam jumlah, mutu maupun ukuran. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

pemilihan lokasi, Konstruksi KJA, benih ikan (ukuran, padat penebaran dan teknik penebaran), pakan dan pemberian pakan serta pengendalian hama penyakit.

Dari sekian banyak family Serranidae, beberapa jenis diantaranya mempunyai nilai ekonomis penting untuk dibudidayakan dalam keramba jaring apung, karena permintaan yang tinggi sebagai komoditas eksport, yaitu: Kerapu Tikus, Kerapu Macan, Kerapu Lumpur, Kerapu Sunu & Siomay/Napoleon.

 

Last Updated (Thursday, 18 April 2013 09:16)

Read more...

 
Who's Online
We have 33 guests online