Pengujian Laboratorium

Pada era perdagangan bebas dalam masa globalisasi menuntut suatu produk/jasa harus dapat memberikan jaminan kualitas yang memuaskan pelanggan, termasuk jaminan terhadap kualitas lingkungan hidup dan keselamatan kerja. BPBAP Situbondo dilengkapi dengan tiga laboratorium uji yaitu  laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan, laboratorium nutrisi dan teknologi pakan, serta laboratorium pakan alami.

A. Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan

Untuk mengantisipasi terjadinya wabah penyakit ikan dan udang, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah monitoring secara terus menerus agar serangan penyakit dapat diketahui secara dini sehingga pengendaliannya lebih mudah dilakukan. Keberadaan laboratorium diagnosa penyakit yang handal merupakan salah satu faktor pendukung kegiatan monitoring penyakit tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketepatan diagnosis yang merupakan salah satu kunci keberhasilan di dalam penanggulangan penyakit. Salah satu tujuan utama dari diagnosis adalah untuk mengetahui pengendalian penyakit secara cepat dan tepat. Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo sebagai UPT Pusat terus berupaya meningkatkan kemampuannya di dalam mendiagnosa penyakit baik dari segi sumber daya manusia maupun kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium.

Jenis analisa yang dilakukan oleh laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan  BPBAP Situbondo antara lain :

Bidang penyakit viral

  • Diagnosa penyakit dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk WSSV, TSV, IHHNV, IMNV, VNN dan Iridovirus

Bidang mikrobiologi

  • Analisa total bakteri, presumtive Vibrio, jenis parasit atau protozoa serta cemaran Salmonella

Bidang kualitas air

  • Analisa parameter fisika : suhu, TSS, TDS
  • Analisa parameter kimia : amoniak, besi (Fe), BOD, kesadahan Ca, chlorine, karbondioksida, oksigen terlarut, fosfat, kesadahan total, nitrat, nitrit, sianida, sulfida (H2S), alkalinitas, salinitas dan bahan organik

Bidang kualitas tanah

  • Analisa pH, redoks potensial dan bahan organik

Bidang residu

Analisa CAP, AOZ, AMOZ, SEM, AHD, Dimetridazole, Oksitetrasiklin, Melamin, Aflatoksin

B. Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan

Peraturan menteri Kelautan dan perikanan No. PER. 02/MEN/2010 tentang pengadaan dan peredaran pakan ikan, maka pakan ikan/udang yang dipasarkan di Indonesia harus teregistrasi sehingga pakan yang diedarkan sampai kepada pembudidaya tetap terjamin mutunya. BPBAP Situbondo sebagai salah satu UPT Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ditunjuk sebagai salah satu pelaksana pengujian pakan komersil. Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan memberikan pelayanan pengujian kualitas kimia dan fisika bahan pakan dan pakan antara lain

  1. Penentuan kadar protein
  2. Penentuan kadar air
  3. Penentuan kadar abu
  4. Penentuan kadar lemak
  5. Penentuan kadar serat kasar
  6. Penentuan kadar energi
  7. Penentuan kecernaan
  8. Penentuan nitrogen bebas
  9. Penentuan kestabilan pakan

Laboratorium Pakan Alami

Laboratorium pakan alami Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo telah memperoleh status akreditasi pada tahun 2015 dalam bidang identifikasi plankton. Sebagai laboratorium yang sudah terakreditasi maka kegiatan identifikasi sudah dapat dipertanggungjawabkan kualitas mutu capaiannya.  Selain kegiatan identifikasi plankton laboratorium pakan alami Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo juga melakukan produksi fitoplankton maupun zooplankton (penyedian bibit). Terdapat  24 species fitoplankton dan satu species zooplankton (rotifer). Species  fitoplankton Chlorophyceae : Nannacloropsis acculata, Chlorella vulgaris, Tetraselmis chuii, Tetra telle, Dunaliella salina,  Spirullina sp, Microsystis sp dan species diatom : Chaetoceros calcitrans, Chaetoceros gracillis, Chaetoceros cerratos, Chaetoceros simplek, Chaetoceros mullery, Chaetoceros amami, Phaeodactylum sp, Naviculla sp, Pavlova lutheri, Nitzchia sp, Skeletonema costatum, Phorpyridium cuentrum, Isocryisis galbana, Isocrysis tahiti , Thallasiosira sp, Amphora sp dan Botryococcus brauni