Home

Lab_Planton_BPBAP_Situbondo

Kultur pakan alami baik fitoplankton maupun zooplankton sangat strategis peranannya dalam dunia aquaculture baik untuk budidaya perikanan air tawar, air payau maupun laut. Sebagai kegiatan hulu, kegiatan kultur pakan alami merupakan bagian tak terpisahkan dan harus disiapkan sebelum kegiatan pembenihan dilakukan. Hal ini berkaitan dengan fungsi dari pakan alami baik sebagai pakan utama larva ikan maupun fungsi penyeimbangan lingkungan (media pemeliharaan) yang layak untuk tempat tumbuh kembangnya larva ikan dari telur sampai ukuran benih.

Read more...

 

Bantuan_Benih

Penyerahan bantuan secara simbolis

Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo siang kemarin 18/5/2016, menyerahkan bantuan benih ikan kerapu dan calon induk udang vaname.  Bantuan secara simbolis ini diserahkan langsung oleh Kepala BPBAP Situbondo Ujang Komarudin kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Karamba Jaring Apung (PPIK) dan Kelompok Pembenih Ikan Laut (PERPILA).  Penyerahan bantuan ini berlangsung di Sentra Budidaya Karamba Jaring Apung, Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Muspika Kecamatan Kendit, Kelompok Pembudidaya Ikan Karamba Jaring Apung dan Kelompok Pembenih Ikan Laut.

Read more...

 

Foto_Bersama_Dirjen_DJPB

Dalam rangka mempromosikan potensi ekonomi dan bisnis perikanan budidaya dan sekaligus untuk menarik investor di bidang perikanan budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), menggelar Indonesian Aquaculture (Indoaqua) 2016, yang tahun ini dibarengi dengan acara tahunan tingkat Asia, yaitu Asia Pacific Aquaculture (APA). Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan akuakultur terbesar se - Asia Pasisfik. INDOAQUA - APA 2016 dilaksanakan pada tanggal 26 – 30 April 2016 di Grand City Convex, Surabaya – Jawa Timur. Pada pelaksanaan Indoaqua 2016 ini, tema yang diusung adalah “Profitability, Sustainability, and Responsibility for The Future”.

Read more...

 

Magang Siswa 

Generasi muda merupakan pilar utama pembangunan bangsa. Disadari atau tidak, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam akselerasi pembangunan termasuk dalam pembangunan poros maritim yang digadang-gadang sebagai pilar utama pembangunan perekonomian dunia. Gagasan yang pertama kali dicetuskan oleh Presiden Jokowi dalam debat Capres 2014 yang lalu merupakan langkah cerdas dalam memahami dan memanfaatkan keunggulan geografis Indonesia dan potensi yang terkandung di dalamnya.

Menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia harus didukung oleh semua pihak, bahkan  karena sangat pentingnya, doktrin ini menjadi semacam ideologi atau arus utama (mainstream) pembangunan Indonesia yang tidak boleh diubah walaupun presiden dan kabinetnya naik turun silih berganti.

Turut serta dalam mempersiapkan generasi muda yang peka terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan potensi alam yang berlimpah melalui dunia perikanan yang sangat besar potensinya menjadikan Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo bertekad untuk mengoptimalkan pelayanannya. Peran Balai dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi teknologi budidaya perikanan kepada stake holder diselenggarakan  dalam bentuk pelayanan magang, Praktek Kerja Lapang, Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan kegiatan Penelitian. Pada Bulan Februari 2016 ini jumlah peserta pembelajaran di BPBAP Situbondo mencapai 148 orang baik  Siswa maupun Mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia khususnya wilayah yang berpotensi untuk pengembangan budidaya perikanan air payau.

Read more...

 

Kerapu_Cantang

Latar Belakang

Ikan kerapu merupakan ikan budidaya yang banyak dikembangkan dan diproduksi para pembudidaya untuk memenuhi kebutuhan pasar dan sebagai komoditas budidaya laut unggulan untuk diekspor dengan nilai yang cukup tinggi.  Permasalahan umum  yang terjadi dalam budidaya ikan adalah bagaimana mendapatkan benih ikan unggul yang tumbuh cepat, FCR rendah, tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan dan penyakit.  Karenanya BPBAP Situbondo sejak tahun 2010 berupaya memenuhi tuntutan tersebut dengan melakukan hibridisasi dan berhasil membuat species baru hasil hybrida antara betina kerapu Macan dan jantan kerapu kertang yang kemudian  dinamai kerapu CANTANG.

Dengan hadirnya benih varietas baru ini terbukti dapat membantu produksi benih dan ikan konsumsi secara Nasional untuk mendukung pencapaian target produksi perikanan budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Benih kerapu hibrida menunjukkan kinerja lebih unggul jika dibandingkan dengan kedua induknya baik dari segi kecepatan pertumbuhan maupun survival rate yang dihasilkan mulai dari produksi benih.

Read more...

 
Who's Online
We have 1 guest online